TPQ At-Taubah Puri Agung 2

Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) At-Taubah adalah lembaga pendidikan nonformal yang berada di lingkungan Perumahan Puri Agung 2, bernaung di bawah yayasan Masjid At-Taubah. TPQ ini hadir sebagai sarana pembinaan dan pendidikan dasar agama Islam, khususnya dalam hal pembelajaran Al-Qur’an untuk anak-anak usia dini hingga remaja.

Dengan semangat membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, TPQ At-Taubah memberikan materi ajar yang mencakup pembacaan Al-Qur’an (tahsin dan tajwid), hafalan (tahfidz), serta pendidikan adab dan akhlak Islami. Selain itu, anak-anak juga dibekali dengan pemahaman dasar tentang ibadah, doa-doa harian, dan kisah-kisah teladan dari para Nabi.

Lokasi TPQ At-Taubah Puri Agung 2

Kegiatan belajar-mengajar dilaksanakan di TPQ At-Taubah dengan suasana yang nyaman dan penuh kekeluargaan. Para pengajar merupakan ustadz dan ustadzah yang berpengalaman, dengan metode pengajaran yang ramah anak dan menyenangkan.

TPQ At-Taubah berkomitmen menjadi tempat yang aman dan mendidik bagi anak-anak di lingkungan Puri Agung 2 dalam mengenal, mencintai, dan mengamalkan Al-Qur’an sejak usia dini.

Tentang Masjid At-Taubah

Merupakan salah satu masjid yang terletak di Perumahan Puri Agung 2, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Lelang Pahala Jariyah untuk menyelesaikan pembangunan masjid At-Taubah, silahkan salurkan infaq Anda melalui rekening berikut

Bank Syariah Indonesia (BSI) 9200300290 a/n AT TAUBAH

Apakah Aku akan Masuk Al-Jannah?

عَنْ أَبِيْ عَبْدِ اللهِ جَابِر بْنِ عَبْدِ اللهِ الأَنْصَارِيِّ –رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا- أَنَّ رَجُلاً سَأَلَ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ: يَارَسُولَ اللهِ أَرَأَيْتَ إِذَا صَلَّيْتُ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ، وَصُمْتُ رَمَضَانَ، وَأَحْلَلْتُ الْحَلاَلَ وَحَرَّمْتُ الْحَرَامَ، وَلَمْ أَزِدْ عَلَى ذَلِكَ شَيْئًا أَأَدْخُلُ الَجَنَّةَ؟ قَالَ: نَعَمْ، قَالَ: وَاللهِ لاَ أَزِيْدُ عَلَى ذَلِكَ شَيْئًا. رواه مسلم. ومعنى حرمت الحرام : اجتنبته. ومعنى أحللت الحلال : فعلته معتقدا حله.

Dari Abu ‘Abdillah Jabir bin ‘Abdillah Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, bahwa ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia berkata: ”Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku mengerjakan shalat-shalat wajib (lima waktu), puasa Ramadhan, aku menghalalkan apa yang halal dan aku mengharamkan apa yang haram serta aku tidak akan menambahnya dengan sesuatupun selain itu, apakah aku akan masuk jannah?” Beliau menjawab:”Ya.” Dia berkata: Demi Allah I, aku tidak akan menambahnya dengan sesuatupun.” (HR. Muslim) Makna :”Aku mengharamkan apa yang haram” adalah aku menjauhinya, sedangkan makna ”menghalalkan apa yang halal” adalah aku akan mengerjakannya dengan meyakini kehalalannya. Diriwayatkan oleh Muslim (15)

Nomer: 22 | Sumber: Arbain Nawawi

Lelang Pahala Jariyah untuk menyelesaikan pembangunan dan kegiatan di masjid At-Taubah, silahkan salurkan infaq, zakat dan wakaf Anda melalui rekening berikut

Bank Syariah Indonesia (BSI) 9200300290 a/n AT TAUBAH